hukum-id-mcp
HukumID Research Platform
Platform evidence-first untuk riset hukum Indonesia dan Hukum Ekonomi Syariah (HES).
Satu legal core melayani Web, REST API v1, MCP lokal stdio, dan remote MCP Streamable HTTP.
Sistem menolak klaim tanpa evidence dan gagal tertutup ketika rujukan exact ambigu atau tidak ada.
Versi 0.6 adalah fondasi pilot: Web search workspace, 10 MCP tool, REST API, upload terenkripsi, AI evidence-first opsional, release indeks atomik, Azure IaC, CI/canary/rollback, dan telemetri privacy-first sudah tersedia. Label production-ready tetap menunggu quality gates ahli dan corpus yang dirinci di launch readiness.
Jalankan lokal
Butuh Node.js 22 atau lebih baru dan curl pada PATH.
npm ci
npm run start:api # http://localhost:3001
npm run dev:web # http://localhost:3000Konfigurasi tersedia di .env.example. Azure menggunakan Managed Identity atau
DefaultAzureCredential; jangan menaruh Storage connection string di repository.
Dokumentasi utama: arsitektur, OpenAPI, deployment Azure, dan runbook alert.
Sumber
Sumber | Dipakai untuk |
JDIH BPK RI ( | Peraturan pusat dan daerah, status keberlakuan, relasi antarperaturan, PDF resmi |
Direktori Putusan MA ( | Putusan Mahkamah Agung dan pengadilan di bawahnya |
Mahkamah Konstitusi ( | Putusan PUU, SKLN, PHPU, PHPKADA |
OpenAlex ( | Literatur ilmiah dan doktrin |
JDIH Mahkamah Agung ( | PERMA, SEMA, KMA — termasuk KHES (PERMA 2/2008) dan PERMA 14/2016 |
DSN-MUI ( | Seluruh fatwa Dewan Syariah Nasional, terindeks dan dapat dicari |
myquran.com dan quran.com | Ayat Al-Quran dan hadis: teks Arab Unicode, transliterasi, terjemahan |
hadeethenc.com | Ensiklopedia Hadis Nabawi: derajat kesahihan, takhrij, syarah, faedah — berbahasa Indonesia |
api.turath.io | Kitab turats untuk memverifikasi redaksi kaidah fikih; kutipan dibatasi pendek dan selalu bersitasi |
MCP default
Default MCP sengaja dibatasi menjadi sepuluh tool yang tidak tumpang tindih:
Tool | Fungsi |
| Cari kandidat dari sumber hukum nasional, HES, putusan, dan literatur |
| Ambil satu dokumen dari rujukan persis |
| Cari bunyi pasal beserta locator dan provenance; fail-closed |
| Periksa sitasi di dalam draf |
| Telusuri perubahan dan keberlakuan pada tanggal tertentu |
| Cari putusan MA/MK dengan status sumber eksplisit |
| Petakan isu/akad ke fatwa, regulasi, KHES, dalil, dan putusan |
| Analisis yang abstain jika evidence belum cukup |
| Periksa dokumen pengguna sebagai data tidak tepercaya |
| Tampilkan freshness, kegagalan, dan keterbatasan sumber |
Tool lama hanya dimuat bila HUKUM_MCP_LEGACY=1 dan akan dihapus pada major version berikutnya.
Tool legacy (opt-in)
Tool | Fungsi |
| Cari peraturan berdasarkan kata kunci, nomor, tahun, jenis, entitas |
| Metadata lengkap, STATUS berlaku/dicabut, relasi (Mencabut, Diubah dengan, ...), uji materi MK, tautan PDF |
| Unduh PDF resmi lalu ekstrak teksnya; bisa disaring per halaman atau per kata kunci |
| Daftar slug kategori perkara di Direktori Putusan MA |
| Telusuri putusan MA per kategori dan tahun |
| Metadata satu putusan MA plus tautan PDF/ZIP |
| Cari putusan MK, lengkap dengan amar dan tautan salinan |
| Cari jurnal, buku, dan bab buku ilmiah lewat OpenAlex |
| Cari PERMA/SEMA/KMA di JDIH MA (JDIH BPK tidak mengindeksnya) |
| Alur utama. Satu panggilan: identitas, status, relasi, kutipan verbatim pasal, silang-periksa MK, dan peringatan otomatis |
| Cari frasa di seluruh isi satu PDF, kembalikan cuplikan berkonteks dan nomor halaman |
| Periksa sampai 25 putusan MK sekaligus dan hitung kemunculan kata kunci di tiap salinan |
| Titik masuk dua perspektif: fatwa DSN, peraturan positif, dan putusan ekonomi syariah, paralel |
| Pasal Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah; menolak jujur bila naskahnya belum diimpor |
| Hadis lengkap dengan derajat kesahihan, takhrij, syarah, dan faedah |
| Pedoman implementasi dan ta'limat DSN-MUI — cara fatwa diterapkan pada produk nyata |
| Verifikasi redaksi kaidah fikih ke kitab turats, lengkap dengan kitab, penulis, jilid, dan halaman |
| Jejak perubahan sebuah pasal lintas undang-undang perubahan, lalu susun rantai sitasi yang benar |
| Periksa seluruh sitasi dalam sebuah draf: keberadaan, status, nomor pasal, dan frasa yang dikutip |
| Apakah sebuah peraturan berlaku pada tanggal tertentu, berikut garis waktunya |
| Butir ketentuan fatwa DSN-MUI sebagai daftar periksa kepatuhan akad |
| Tembak tiap sumber dengan kueri yang hasilnya sudah diketahui, lalu laporkan sehat, lambat, membatasi, atau berubah struktur |
| Cari fatwa DSN-MUI dari indeks lengkap, di-cache 7 hari |
| Ambil isi salinan fatwa DSN-MUI sebagai teks |
| Ayat Al-Quran: Arab, transliterasi, terjemahan Kemenag, asbab nuzul |
| Hadis dari sembilan kitab: Arab dan terjemahan Indonesia |
Pemasangan
Butuh Node.js 22 ke atas dan curl pada PATH (Windows 10 ke atas sudah menyertakannya).
Claude Code
claude mcp add hukum-id --scope user -- npx -y hukum-id-mcpClaude Desktop — tambahkan ke claude_desktop_config.json:
{
"mcpServers": {
"hukum-id": { "command": "npx", "args": ["-y", "hukum-id-mcp"] }
}
}Dari sumber
git clone <url-repo> && cd hukum-id-mcp && npm ci && npm run build
claude mcp add hukum-id --scope user -- node "$(pwd)/dist/mcp/stdio.js"Pengujian:
npm test # uji fixture, unit, security, API, MCP, storage, dan contract
npm run verify # lint + OpenAPI + test + typecheck + build API/Web
npm run test:parser # parser saja, tanpa satu pun permintaan jaringan
npm run smoke # canary end-to-end; menyentuh sumber livetest/parser.test.js menjalankan seluruh parser terhadap salinan HTML nyata di
test/fixtures/. Ini penting karena risiko terbesar proyek ini bukan salah logika,
melainkan situs sumber yang berganti tampilan — ketika itu terjadi, parser rusak diam-diam:
tool tetap menjawab, tetapi isinya kosong. Uji fixture menangkapnya sebelum pengguna
terdampak, dan sudah terbukti: ia menemukan bug pagination yang membuat jumlah halaman hasil
pencarian terbaca 1 padahal 3.560.
Untuk memeriksa apakah situs sumbernya sendiri yang berubah, jalankan tool
periksa_kesehatan_sumber. Status berubah_struktur berarti permintaan berhasil tetapi
hasilnya tidak sesuai bentuk yang diharapkan — itu sinyal parser perlu diperbarui.
Integrasi berkelanjutan
Workflow ci.yml menjalankan verifikasi deterministik, audit dependency, kompilasi Bicep, dan
Docker build pada push/PR. uji.yml hanya menembak sumber resmi seminggu sekali atau secara
manual. deploy.yml membuat revision canary, promote.yml mempromosikannya setelah metrik
ditinjau, dan rollback.yml mengembalikan trafik ke revision sehat yang dipilih operator.
Alasannya bukan teknis melainkan etis: menjalankan uji terhadap server yang dibiayai anggaran publik pada setiap push berarti membebani mereka demi kenyamanan kita. Sekali seminggu sudah cukup untuk mendeteksi situs yang berganti tampilan.
Kontribusi
Lihat CONTRIBUTING.md. Ringkasnya: setiap tool wajib mengembalikan sumbernya, kegagalan tidak boleh menyamar sebagai temuan negatif, parser harus dapat diuji tanpa jaringan, dan penambahan yang menaikkan beban situs sumber tidak akan diterima.
Snapshot korpus inti
Agar peneliti baru tidak perlu menembak situs pemerintah untuk dokumen yang hampir selalu dibutuhkan, isi cache sekali lalu bagikan berkasnya:
npm run snapshot # korpus inti lengkap dengan PDF
npm run snapshot:ringkas # metadata saja, jauh lebih kecilHasilnya ada di cache pengguna (~/.cache/hukum-id-mcp, atau HUKUM_CACHE_DIR). Kemas folder
itu menjadi satu arsip dan bagikan; penerima cukup membongkarnya ke lokasi yang sama. Korpus inti mencakup undang-undang pokok ekonomi syariah,
KUHP dan KUHAP beserta transisinya, UU pembentukan peraturan perundang-undangan berikut
seluruh perubahannya, produk hukum Mahkamah Agung, indeks seluruh fatwa DSN-MUI, dan indeks
hadis kategori fikih.
Etika Pemakaian
Perangkat ini mengambil dokumen dari situs lembaga negara yang dibiayai anggaran publik. Satu peneliti yang mengambil dokumen sesekali bukan masalah; seribu peneliti yang masing-masing mengambil dokumen yang sama berulang-ulang adalah masalah.
Yang dilakukan perangkat ini:
Mengambil atas permintaan pengguna, satu permintaan pada satu waktu, dengan jeda sopan per host dan pemutus arus bila sumber menolak.
Menyimpan hasilnya agar dokumen yang sama tidak diambil berulang kali.
Mengikuti sinyal
robots.txt. JDIH BPK dan Direktori Putusan MA memberiAllow: /denganContent-Signal: search=yes, ai-train=no, use=reference— pemakaian di sini adalah rujukan atas permintaan pengguna, bukan pelatihan model.
Yang tidak dilakukan dan tidak boleh ditambahkan:
Penjelajahan massal atau pengunduhan seluruh basis data.
Pengumpulan untuk melatih model.
Melewati CAPTCHA atau pembatasan akses lainnya.
Bila memakainya dalam skala besar, pakai snapshot bersama, dan pertimbangkan menghubungi lembaga sumber untuk meminta akses resmi.
Perangkat ini bukan nasihat hukum dan bukan fatwa. Penetapan hukum syariah adalah kewenangan lembaga fatwa dan Dewan Pengawas Syariah; penyelesaian sengketa adalah kewenangan pengadilan.
Kinerja
Tiga lapisan membuat pemakaian berulang nyaris seketika:
Cache berkas di disk (
HUKUM_CACHE_DIRatau cache pengguna). Dokumen hukum resmi yang sudah diundangkan tidak berubah, jadi PDF dan salinan putusan disimpan 60 hari, halaman metadata 7 hari, dan hasil pencarian 1 hari.Cache teks hasil ekstraksi PDF. Membedah PDF adalah bagian termahal; sekali dibedah, penyaringan halaman dan kata kunci berjalan di atas hasil simpanan.
Kerja paralel dan anggaran waktu. Bagian yang tidak saling bergantung dijalankan bersamaan, dan pengayaan opsional seperti silang-periksa MK diberi batas waktu ketat supaya sumber yang sedang lambat tidak menahan seluruh jawaban.
Terukur pada rantai riset satu pasal (cari, status, kutip pasal):
Sebelum | Sesudah | |
Rantai tiga panggilan terpisah | 3.159 ms | 30 ms |
Satu panggilan | — | 23-27 ms |
Ada pula pemutus arus: bila sebuah host menolak dua permintaan beruntun, host itu dilewati cepat selama satu menit dengan pesan yang jelas, alih-alih menahan alur lain dengan retry berulang. Data dari cache tetap dilayani selama pemutus aktif.
Catatan Teknis
Transport ganda. Sebagian situs sumber berada di belakang Cloudflare dan menolak sidik jari TLS milik
fetchbawaan Node, tetapi menerimacurl. Karena itusrc/http.jsmemakaifetchlebih dulu lalu jatuh kecurlsebagai cadangan, dan langsung memakaicurluntuk host yang sudah diketahui rewel.curlharus tersedia di PATH (Windows 10 ke atas sudah menyertakannya).Jeda sopan. Ada jeda minimum per host (900 ms umum, 2.600 ms untuk Direktori Putusan MA) plus retry dengan backoff. Server ini dirancang untuk pencarian atas permintaan pengguna, bukan untuk penjelajahan massal.
robots.txt. JDIH BPK dan Direktori Putusan MA memberi sinyal
Content-Signal: search=yes, ai-train=no, use=referencedenganAllow: /untuk agen umum, dan melarang crawler pelatihan model. Pemakaian di sini adalah pencarian rujukan atas permintaan pengguna, satu permintaan pada satu waktu, tanpa pengumpulan massal dan tanpa pelatihan model. Jangan ubah server ini menjadi crawler.Pencarian teks-bebas MA dilindungi CAPTCHA. Karena itu penelusuran MA dilakukan lewat indeks direktori. Untuk pencarian kata kunci, gunakan mesin pencari dengan
site:putusan3.mahkamahagung.go.id, lalu verifikasi hasilnya dengandetail_putusan_ma.Kualitas teks PDF. Sebagian PDF resmi memiliki lapisan teks yang cacat. Bila kutipan terlihat rusak, bandingkan langsung dengan PDF sumbernya sebelum dipakai.
Teks Arab pada PDF fatwa DSN keluar rusak karena memakai font non-Unicode. Terjemahan Indonesianya utuh. Ambil teks Arab dalil lewat
ambil_ayatatauambil_hadis, jangan dari hasil ekstraksi PDF fatwa.Indeks fatwa DSN dibangun sekali (sekitar 25 detik untuk seluruh halaman) lalu disimpan di
.cache/fatwa-dsn.jsondan dipakai ulang selama 7 hari. Paksa perbarui dengan argumenpaksa_segarkan.Naskah KHES tidak beredar dalam bentuk yang dapat diambil mesin. PDF PERMA 2/2008 di JDIH MA hanya memuat batang tubuh PERMA dua halaman; perpustakaan BLDK Mahkamah Agung tidak dapat dijangkau dan JDIH Kemenkeu hanya menyajikan halaman aplikasi. Karena itu
impor_khesdisediakan: muat salinan Anda sendiri sekali, lalucari_pasal_khesbekerja penuh. Naskahnya tidak ikut disebarkan bersama perangkat ini — haknya ada pada Mahkamah Agung. Struktur bukunya sudah diverifikasi ke naskah primer Edisi Revisi 2011: Buku I Pasal 1-19, Buku II 20-667, Buku III 668-727, Buku IV 728-790.POJK, SEOJK, dan PBI ternyata sudah terindeks di JDIH BPK lengkap dengan statusnya, sehingga tidak diperlukan modul khusus untuk situs OJK. Pakai kode
jenis: 80 untuk POJK, 78 untuk PBI, 79 untuk Surat Edaran Bank Indonesia.
Skill Pendamping
Dipasang di ~/.claude/skills/.
Hukum umum: hukum-riset-id (jangkar), penalaran-hukum-id, legal-opinion-id,
legal-drafting-id, sitasi-hukum-id.
Hukum ekonomi syariah: hukum-ekonomi-syariah-id (jangkar dua perspektif), ushul-fiqh,
qawaid-fiqhiyyah.
Lisensi
Kode: MIT — lihat LICENSE.
Isi dokumen hukum yang diambil melalui perangkat ini tetap milik dan tanggung jawab lembaga penerbitnya, bukan milik proyek ini. Batasnya dijelaskan di NOTICE.md.
English
hukum-id-mcp is an MCP server for Indonesian legal research, with a focus on Islamic economic law (hukum ekonomi syariah). It connects an AI assistant to primary sources so that legal claims rest on retrieved documents rather than recalled ones — Indonesian law changes quickly, and answers from memory routinely cite repealed regimes.
Sources. JDIH BPK (statutes, in-force status, amendment relations, official PDFs), Supreme Court decision directory, Constitutional Court decisions, Supreme Court JDIH (PERMA/SEMA/KMA), DSN-MUI fatwas, Quran, hadith with authenticity grading, classical Islamic legal texts, and OpenAlex for scholarship.
What makes it more than a search tool. It checks whether a statute is still in force, traces how a specific article changed across amending statutes and produces the correct citation chain, verifies every citation in a draft, determines whether a rule was in force on a given date, and turns fatwa provisions into a compliance checklist. Every output carries explicit warnings where the underlying source is incomplete or unreliable.
Install
claude mcp add hukum-id --scope user -- npx -y hukum-id-mcpPlease read the Etika Pemakaian (Ethics of Use) section above before deploying this at scale. The tool retrieves from public-funded government sites one request at a time; a shared cache snapshot exists precisely so that many researchers do not each hammer the same endpoints. Bulk crawling and model-training collection are out of scope by design.
This tool is not legal advice and not a fatwa.
Latest Blog Posts
- Who's Calling? MCP Hosts Are an Identity Blind Spot (And the Spec Knows It)By Om-Shree-0709 on .mcpAgent IdentityOAuth 2.1
- Your AI Chatbot Just Exposed Your CEO's Salary to an InternBy Om-Shree-0709 on .Agent IdentityMCP SecurityOAuth Delegation
- Why MCP Servers Need Execution Sandboxing (And Why Your Current Stack Isn't Enough)By Om-Shree-0709 on .Agentic AiPrompt InjectionWebAssembly
MCP directory API
We provide all the information about MCP servers via our MCP API.
curl -X GET 'https://glama.ai/api/mcp/v1/servers/y3nnthekid-prog/hukum-id-mcp'
If you have feedback or need assistance with the MCP directory API, please join our Discord server